Rabu, 27 April 2011

Pekanbaru Expo 2011

Diposting oleh Unknown di 23.03 0 komentar
Pekanbaru Expo 2011 kembali di gelar di kota Pekanbaru. Bertempat di Arena Purna MTQ Pekanbaru Jalan Sudirman, Rabu, 27 April 2011 pembukaannya dilakukan oleh wali kota Pekanbaru Herman Abdullah. Pekanbaru expo ini akan digelar hingga tanggal 1 Mei 2011 mendatang. Expo kali ini diikuti oleh puluhan pengusaha. Tidak hanya dari Pekanbaru, pengusaha dari luar daerah Pekanbaru juga ambil bagian dalam kegiatan yang diadakan menjelang perayaan hari ulang tahun kota Bertuah ini.

Tidak hanya pengusaha yang dapat mempromosikan usahanya dalam kegiatan kali ini karena Pekanbaru Expo 2011 ini juga diisi dengan kegiatan seni "Parade tari serumpun". Malam ini disajikan parade tari dari daerah Balik Papan. Berbagai stand mulai dari industri menengah hingga mitra binaan dari perusahaan-perusahaan besar hadir di sini. Event Pekanbaru Expo ini merupakan event rutin yang selalu digelar bersempena dengan perayaan hari ulang tahun Kota Pekanbaru yang pada tahun ini akan memasuki usia 227. Pekanbaru Expo 2011 ini juga sebagai ajang memperkenalkan daerah kepada masyarakat.

Jangan lupa untuk menghadiri Pekanbaru Expo 2011 ini karena banyak sajian istimewa di sini dan banyak barang dengan harga-harga yang murah dan khas di tawarkan di sini. Mulai dari mainan anak-anak hingga baju dan lainnya dan tidak ketinggalan makanan.

Pasar Tradisional di Tengah Hempasan Pasar Modern

Diposting oleh Unknown di 11.16 0 komentar
Akankah pasar tradisional ditinggalkan orang seiring waktu yang berjalan? Saya rasa tidak. Ada suasana berbeda yang kita rasakan ketika memasuki pasar tradisional dibandingkan pasar modern. Lantas di tengah kerasnya gelombang modernisasi akankah pasar tradisional mampu bertahan?

Jika kita tanyakan kepada generasi mungkin, mungkin mereka akan memilih berbelanja di pasar swalayan, super market atau mungkin hyper market. Hal ini dikarenakan mereka lebih suka segala hal yang praktis. Jauh dari becek dan juga bau pasar. Selain itu terkadang mereka cendrung mengedepankan gengsi. Ada anggapan jika mereka tidak berbelanja di distro atau butik ya minimal departemen store maka mereka tidak gaul. Apalagi untuk urusan pasar tradisional, bisa-bisa dicap kampungan oleh teman-temannya. Namun lain halnya jika yang berurusan ke pasar ini adalah Ibu-Ibu atau Bapak-Bapak kita. Agaknya mereka masih lebih tertarik untuk merasakan atmosfir pasar tradisional yang sangat berbeda dengan pasar modern.

Nah, kembali ke pertanyaan, akankah pasar tradisional mampu bertahan di tengah hempasan pasar modern? Dengan bangga saya bisa berikan prediksi bahwa pasar tradisional tetap akan mendapatkan tempat dan akan mampu bertahan. Ada beberapa hal yang menguatkan keyakinan saya akan hal ini.

Pertama
Pasar tradisional menjanjikan harga yang jauh lebih murah dari pasar modern. Sudah bukan rahasia umum lagi jika masyarakat kita cenderung mencari harga yang lebih murah. Harga di pasar modern bisa lebih murah dikarenakan pedagang tidak harus menyewa tempat dan juga membayarkan pajak sebesar yang dikeluarkan di pasar modern. Apalagi untuk pasar induk biaya jauh lebih murah lagi karena langsung dari tangan pertama.
Kedua
Pasar tradisional memiliki keterikatan sosial yang kuat antara pedagang dan pembeli. Hal ini dikarenakan dalam proses jual beli di pasar tradisional melibatkan proses tawar-menawar harga. Dari kegiatan yang satu inilah antara pedagang dan juga pembeli terjadi proses saling kenal. Minimal dalam proses jual beli yang dilakukan antara pedagang dan juga pembeli saling mengetahui kampung halaman, walaupun hal ini tidak mutlak dialami oleh setiap penjual dan pembeli.
Ketiga
Menumbuhkan jiwa sosial. Rasa sosial yang ditimbulkan juga semakin besar tatkala hadir rasa iba. Pedagang di pasar tradisional berasal dari kalangan yang beragam. Mereka kebanyakan tidak memakai seragam dan juga berdandan apik seperti di pasar modern. Jiwa sosial kita akan semakin besar jika kita berbelanja ke pasar tradisional. Dengan begini kita dapat melihat berbagai sisi kehidupan yang ada di tengah-tengah kita. Membuka mata dengan berbagai kondisi, tidak hanya melihat hal-hal yang indah saja.

Senin, 25 April 2011

Edisi Curhat Ajha

Diposting oleh Unknown di 21.24 0 komentar
Apa amuw curhat di blog? biarin ni kan blog ami dank, apa amuuu. Baiklah itu hanya satu kalimat antisipasi kalau ada yang keberatan dengan edisi curhat-curhat di blog. Hehehe.

Curhat Pertama:
Kenak tipu Ibu. Duuw, Ibu udah pinter sekarang tipu-tipu anaknya yang manis ini hah. Na tuw kepengen banget buat bubur canil. Udah ngences tekences kences ni hah. Kebetulan stok tepung pulutnya di rumah habis. Ibu dah janji bakal beliin, katanya beliau "besok Ibu beliin". Nah keesokan harinya Na kok belum liat ada tepung pulut ya di rumah. Beliau pun tidak ada mengabarkan jika sudah membelinya. Besok nya lagi Na belum juga lihat ada tepung beras di rumah. Tadi malam Na masih tanya, tapi katanya "Ndak ada dow, dah ditanya di kedai ndak ada orang jual". Nah tadi pagi Na liat ada tepung tuw di dalam asoy di bawah kemasan kopi susu. Hadeeh, Ibu tipu saya ternyata.

Curhat Kedua:
Sekarang lagi semangat-semangatnya membuat blog. Sudah buat blog baru lagi yang isinya nanti akan Na peruntukkan untuk hal-hal yang bertema remaja dan dunianya, ya include lah masalah cinta-cinta dan romantis-romantis ala anak muda di sana. Blog baru itu Na kasih judul Dunia Kita Dunia Remaja. Sempat bingung juga untuk memilih domainnya. Sempat berganti-ganti domain, judul dan template hingga berkali-kali. Soalnya ganti template, ganti header. Aduuuw menyenangkan ternyata ngerubah-rubah template dan merancangnya sesuai yang kita inginkan. Blog baru ini juga akan Na pergunakan untuk belajar nulis FF, belajar nulis puisi juga.

Curhat Ketiga:
Keteteran dengan jadwal yang ada. Manajemen nya kurang bagus, sampe jadwalnya berantakan begini. Akibatnya rencana banyak yang tidak terealisasi dengan baik. Ooow ntahlah ntah apa penyebabnya. Yang jelas, kerjaan mesti kelar dulu. Waktu ngumpul, senang-senang dan hahahihi dikurangin dulu sampai perencanaan ini terealisasi dengan baik. Semoga bisa semoga mampu.

Jumat, 22 April 2011

Pulut Merah dan Pisang

Diposting oleh Unknown di 07.50 0 komentar
Ahay, kemarin Ibu balik dari Sumatera Barat membawa pulut. Tetapi pulutnya berwarna merah. Ya senada kalau berasnya beras merahlah gitu. Kalau di kampung Na paling sukak sarapan pake pulut merah. Tahu banget jarang-jarang makan yang kayak begituan, sampe di kampung pagi-pagi Na sudah bilang mau pulut merah sama Pakwo. Hihihi, sudah bisa ditebak, Pak Wo langsung membelikannya ke lapau (kedai). Mmm, kalau rasa ya beda sedikit dengan rasa pulut putih, lebih legit. Nah Na makan pake pisang, enyak..enyakkk...


Proses pembuatannya sama dengan pulut putih (ketan). Terlebih dahulu pulutnya di rendam trus di kukus, setengah matang taburi dengan sedikit air garam. Setelah matang ditaburi kelapa parut.

Rabu, 20 April 2011

Bukan Kartini-Kartinian

Diposting oleh Unknown di 20.31 0 komentar
Postingan khusus dalam rangka hari Kartini 21 April 2011. Selamat hari Kartini 2011 untuk semua Kartini modern. Bukan Kartini-Kartinian Na tuliskan untuk semuanya. Dulu Kartini berjuang memakai kebaya dan dengan segala kelembutannya. Sekarang Kartini tidak harus berkebaya setiap hari dan bersanggul. Semangat Kartini yang perlu kita teruskan, mensetarakan antara wanita dan pria dan tetap berjalan di koridor kewanitaan yang dimiliki. Barusan baca email, dengan pesan "Super Woman sekarang ya kita". Sepakat, wanita harus menjadi superwoman. Superwoman untuk keluarga, bangsa dan negara.

Wanita tidak hanya memikirkan dapur, sumur, kasur. Lebih dari itu wanita harus bergerak maju dan setara dengan pria. Jangan ada lagi diskriminasi terhadap wanita pada zaman sekarang. Wanita juga harus cerdas untuk menyikapi perkembangan zaman. Berani berkata tidak untuk hal yang tidak baik dan berani berjalan di depan untuk pembaharuan ilmu dan teknologi.

Kartini sekarang pun tidak harus hanya bisa berdandan cantik, tapi lebih dari itu kita diharapkan cantik dari segi akhlak dan juga ide. Kartini yang benar-benar bisa membebaskan diri sendiri dari belenggu-belenggu penjajahan lelaki dan ego. Kartini yang berjiwa besar dan halus budi. Kartini yang sennatiasa memberikan senyum manis dan solusi dalam setiap permasalahan.

Selamat Hari Kartini 2011

Sate Padeh

Diposting oleh Unknown di 00.31 0 komentar


Sate Padeh, itulah yang awalnya diperkenalkan temannya yang baik hati, tidak sombong dan besar banget Chandra Kirana. Dulu Na panggil dia Raksasa, habis itu berubah jadi Giant, habis tuw berubah lagi jadi Gadank. Panggilan yang terakhir ini yang bertahan lama. Awalnya dia sukaa banget menulis status fb dengan kata-kata "sate padeh i'm coming". Awalnya Na sama sekali tidak tahu sate padeh apaan. Yang Na tahu sate padeh ya sate yang tidak manis seperti sate madura, ya kayak sate-sate Padang biasa gitu. Tiap seminggu sekali Chandra Kirana temanna yang dulu gila update status itu selalu makan sate padeh itu dan selalu buat status yang buat orang ngiler gitu. Suatu waktu Na komment bilang gini "makanlah surang, ndak ngajak-ngajak dow yo" kalau Indonesianya "makanlah sendiri, tidak ngajak-ngajak ya". Karena emang dia tuw baik hati kan (padahal kalo ditulis baik hati biar diajak lagi tuw) dia malah bilang "bilo wak makan sate padeh Naya?, bisuak yo Chan jampuik". Kalau tidak salah itulah awal Na ketemu makhluk besar itu. Kopdar gitu sama si gadank.

Diajak ke Sate Padeh, ternyata tidak begitu jauh dari rumah Na. Tepatnya di Jalan Delima Pekanbaru, di ruko gitu. Kalau masuknya dari Panam, sate padehnya sebelah kanan, tapi kalau lewatnya dari Srikandi, Lobak, maupun Melati sebelah kiri sate padehnya. Baca ajha di gerobaknya ada tulisan "SATE PADEH". Sampai di sana si gadank memesankan sate padeh 2 porsi dan teh botol 2 porsi juga. Tidak lama satenya datang. Dengan santainya makhluk besar nan ramah itu memulai menyantap sate padeh. Kalau Na? Suapan pertama? aman, suapan kedua? aman juga, suapan ketiga? ONDE MANDE, padeh nyo lai (pedas banget). Secepat kilat Na menyambar teh botol itu, sementara si gadank malah tertawa geli melihat Na kepedasan. Na memang terlahir dari Ayah dan Ibu yang berasal dari Sumatera Barat tapi kalau pedas banget Na terus terang tidak tahan. Lama banget Na menghabiskannya. Tetapi sodara-sodara, si gadank malah nambah pesan setengah porsi untuk dia (Oh My God). Akhirnya sate itu habis juga Na santap, dengan mengetepikan kuah-kuahnya. Sebenarnya setelah beberapa kali mencicipi tidak pula terlalu pedas, mungkin pas pertama makan itu Na agak sariawan.

Nah, itulah sekilas dua kilas pengalaman pertama makan sate padeh yang ngetrend di kota tercinta Pekanbaru. Boleh di bilang makanan ini hanya ada di Pekanbaru. Sate Padeh a.k.a sate yang pedas seperti sate biasa namun untuk pedas emang lebih pedas. Nah, karena yang pedas-pedas itu identik dengan Minang, jadilah orang kalau menyebutkan pedas, lebih enak bilang "Padeh". Jika ditanya soal harga? standarlah ya, paslah untuk kantong anak-anak muda model kita-kita ini. Kalau makan sate padeh di tempat ini juga tersedia kudapan seru, seperti kerupuk kulit a.k.a karupuak jangek, kerupuk jengkol a.k.a karupuak jariang dan tempe goreng badaruak.

Kemarin makan lagi di Sate Padeh tetap barengan sama si gadank. Tapi di sms si gadank buat gini "Siap makan sate padeh ado sesi curhat kan?". Kawan Na yang satu ini lagi agak bingung, agak down. Jadilah kita makan sate sambil curhat, sampe curhatnya dilanjut sampe ke rumah. Pesanan di sate Padeh:

Sate 2 porsi setengah
Karupuak jariang 5 bungkus (ganas)
Teh botol
Teh Es
Total 38Ribu.
Aksi si gadank menyantap sate padeh

Jadi kalau berkunjung ke Pekanbaru jangan lupa makan sate padeh, dan siap-siap untuk hu-hah hu-hah kepedasan.

Selasa, 19 April 2011

Seleksi Alam Dalam Blog

Diposting oleh Unknown di 07.25 0 komentar
Hal baik yang hadir hari ini tidak terlepas dari yang namanya seleksi alam. Lantas apa sebenarnya yang dimaksudkan dengan seleksi alam. Menurut wikipedia dalam teori evolusi, seleksi alam diartikan sebagai
Teori bahwa makhluk hidup yang tidak mampu beradaptasi dengan lingkungannya lama kelamaan akan punah. Yang tertinggal hanyalah mereka yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Dan sesama makhluk hidup akan saling bersaing mempertahankan hidupnya.
Hal di atas tidak hanya terjadi dalam persaingan dunia nyata tetapi juga terjadi pada dunia perblog-an. Buat Na pribadi teman-teman yang starting ngeblog sudah sangat cantik. Hal ini dikarenakan jauh di luar sana masih banyak orang yang sangat awam dengan blog. Blogger (panggilan untuk orang yang suka blogging) itu menurut Na kreatif, karena dapat menuliskan suatu hal yang bermanfaat, menorehkan tinta-tinta virtual untuk kebaikan atau mengumpulkan ide-ide indah untuk ditorehkan di blog dalam sebuah kalimat ataupun sebuah foto (ini khusus untuk yang memanfaatkan internet sehat dan tidak termasuk blog-blog yang senang memajang tulisan maupun gambar tidak senonoh). 

Banyak yang memulai blog, semangat berbagi dari awal hingga kini. Ada juga sebagian blogger yang semangat di awal lantas kendor ketika sudah berjalan sebulan tiga bulan. Ada lagi blogger yang hanya semangat membuat blog dan tidak memiliki amunisi lagi untuk meneruskan perjuangan ngeblognya dan memutuskan berhenti serta menamai diri sebagai mantan blogger.

Inilah yang Na maksudkan dengan seleksi alam dalam blog. Karena dari sekian banyak blog tidak akan semuanya yang sanggup bertahan di hempasan ide-ide kreatif yang terus mengguncang. Perlu niat yang kuat, perlu kesabaran, ketabahan dan juga kesenangan untuk hal yang namanya "blog". Di samping ngeblog juga perlu waktu. Tidak sedikit juga dari kita yang sibuk dengan rutinitas harian seperti sekolah, kuliah dan bekerja tetapi masih sempat untuk mengorganisir blog. Inilah yang namanya kemauan kuat. Sedapat mungkin mengatur waktu dengan hal-hal berguna. Orang-orang seperti ini pemikirannya saudah sangat maju. Barangkali di pikiran mereka-mereka, dari pada buang waktu dengan yang tidak berguna, mending menulis, walaupun tidak banyak yang ditulis tetapi setidaknya berguna untuk sebagaian orang atau justru malah untuk menuliskan segala beban berat lewat kata-kata santainya, yang jelas tidak menyinggung dan menyakiti perasaan orang lain. 

Menulis blog itu seni, makanya seiring waktu akan banyak yang terseleksi dengan senidirinya. Bagaimana tidak menghasilkan blog yang indah memerlukan jiwa seni. Menselaraskan warna, gambar, tulisan dan lainnya tidak bisa sembarangan. Sekali lagi salut untuk teman-teman blogger yang sudah dapat menghasilkan karya-karya indah. Blog juga dijadikan ajang silahturahmi. Kembali ke pengertian seleksi alam, biasanya mereka-mereka yang tidak sesuai dengan lingkungan nya akan terseleksi dengan sendirinya. Tidak semua blogger dapat beradaptasi yang baik. Banyak juga dari blogger yang sombong, angkuh dan ngak banget. Biasanya ada saja penilaian untuk mereka yang seperti ini. Tetapi bukan berarti blogger yang hanya memiliki follower sedikit tidak mampu beradaptasi dengan baik. 

Menurut Na lagi, masing-masing dari diri kita memiliki penilaian untuk suatu hal. Semakin kita menyadari hal-hal indah maka kita akan loloslah dari yang namanya seleksi itu. Dalam artian dengan ide cemerlang, semangat, ketabahan, rajin, disiplin ngeblog serta ramah tida pelit ilmu dan tidak sombong maka kita akan dapat bertahan. Sebaliknya juga seperti itu. Jika kita bertahan dengan hal yang kurang baik, siap-siaplah menuju kematian jiwa blog :)

Selalu ingat dengan nasihat kekasih: selalu rendah hati, tekun dan memiliki semangat dalam ngeblog ya bundo. Orang sukses di blog seperti blogger $ bukan langsung mendapatkan manis seperti sekarang. Niatkan yang utama ngeblog untuk berbagi, bukan ajang pamer kehebatan.
 

Indah Seindah - Indahnya Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by web hosting